RUTIN MENYUMBANG PAD, BUMDESA PEJAMBON MASIH DIPANDANG SEBELAH MATA.

Dengan segala Keterbatasan dan Situasi serta kondisi di tahun 2021, Bumdesa sarana Mandiri Desa Pejambon tetap melakukan kegiatannya bersama rekan-rekan pengurus. Salah satunya menyelesaikan program kerja tahun 2021 yaitu adalah Laporan Keuangan Akhir tahun 2021 yang dilaksanakan di Komplek wisata Edukasi Pejambon, sabtu 12 februari 2022.
Covid-19 sangat mempengaruhi segala Aspek perekonomian, menyasar dari Pelaku Usaha UMKM sampai Pelaku Usaha BUMDesa,
Pada acra laporan akhir tahun BUMDesa yang dilakukan di Komplek wisata Edukasi Pejambon pagi tadi, Andi Menanggapi Masukan dan Pertanyaan dari Peserta kegiatan yang menanyakan soal Berapa Rupiah yang Sudah Diberikan Ke Desa sebagai PAD atau Penghasilan Asli Desa.
“Saya bisa menjamin, BUMDesa Di Kecamatan Sumberrejo bahkan di Kabupaten Bojonegoro yang bisa Memberi PAD Ke Desa Pejambon adalah Satu Satunya, Tahun 2021 Kita baru memberikan 5jt dari target Pemerintah Desa 10jt, karena covid-19 yang masih belum bisa dikendalikan, tahun 2020 kita memberikan 2jt karena tidak ada kegiatan sama sekali, Tahun 2019 kita memberikan PAD 50jt. Dan itu sesuai dengan Presentase kesepakatan di Musdes, Maka dari itu semua kembali kepada roh bumdesa Pejambon, memberi manfaat kepada Masyarakat dan bisa Menyumbang desa melalui Pendapatan Asli Desa.” Jawab Andi Dengan Tersenyum.
Dapat disimpulkan bahwa Bumdesa Sarana Mandiri Pejambon, Rutin Memberikan PAD (Penghasilan Asli Desa) tiap tahunnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.